Back to Daily Research

Trading Idea

Selamat pagi,

Wall Street berakhir mixed pada perdagangan Rabu waktu setempat dipengaruhi melemahnya saham sektor energi akibat tekanan penurunan  harga minyak mentah. Selain itu, memanasnya ketegangan perang dagang setelah China mengumumkan tarif impor balasan bagi produk-produk AS menjadi sentiment negative membuat saham sektor industry seperti saham Boeing dan Caterpillar memimpin penurunan. Dow Jones -0.18%, Nasdaq  +0.06%, dan S&P 500 -0.03%

Bursa Eropa juga berakhir mixed dikarenkan para investor mencermati perkembangan perseteruan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China serta laporan kinerja keuangan emiten. FTSE 100 +0.75%, Stoxx600 -0.20%, CAC 40 -0.35% dan Dax -0.12%.

Harga minyak mentah dunia anjlok dikarenakan permintaan China melambat di bulan Juli menjadi 8.48 juta bpd dibandingkan bulan sebelumnya yakni sebesar 8.6 juta bpd ditengah meningkatnya ketegangan perang dagang. Disamping itu, dirlisnya laporan dari EIA yang menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS pada minggu lalu hanya turun sebesar 1.35 juta barel di bawah estimasi yang diperkirakan turun sebesar 1.8 juta barel juga menjadi sentiment terhadap penurunan harga minyak.

IHSG berhasil rebound pada perdagangan kemarin didorong terutama menguatnya sektor agri dan industry dasar. Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 480 miliar dengan saham LPPF dan ASII menjadi net top seller, sedangkan saham UNTR dan BBRI menjadi net top buyer. Secara teknikal, Indeks masih terkonsolidasi dan mencoba untuk menguat. Sehingga diperkirakan Indeks pada hari ini bergerak mixed dengan range pergerakan 6024-6120. Saham yang diperhatikan adalah AUTO (buy), RALS (buy), TKIM (buy), AKRA (acc buy), ERAA (buy), dan IIKP (buy)

Profindo Trading Idea 180809

Selengkapnya www.profindo.com

DISCLAIMER ON